Sekretariat
Sekretariat mengelola data Penggerak, majelis, donatur, dan wilayah garapan, mengirim pesan siaran kepada donatur, serta menyusun agenda bulanan LCA.
Laporan Sekretariat Agustus 2026.
Kami mendata, mengajar, mewakafkan mushaf, dan memuliakan guru ngaji. Semua layanan LCA kepada masyarakat tidak memungut biaya.
Angka kumulatif per Juni 2026, sebagaimana dilaporkan di situs donasi GENCAR. Wilayah garapan per Agustus 2026 dari Laporan Sekretariat.
Kajian, murattal, dan kabar sensus setiap pekan. Ketuk ikon untuk langsung membuka.







Uraian kerja dan data terbaru setiap departemen.
Selengkapnya →Setiap IduladhaDari proposal ke masjid sampai daging terkemas 1 kg.
Selengkapnya →Kegiatan tahunanAgenda yang mempererat santri, guru, dan Penggerak.
Selengkapnya →Rangkuman mushaf digital, murattal, kelas daring, AI penyimak bacaan, AI tanya-jawab, hoaks dan deepfake, beserta sikap MUI dan NU.
Baca kajian → Dasar PemikiranSiapa yang bertanggung jawab atas keberadaan Al-Qur'an di tengah umat?
WakafSandal di rumah selalu cukup. Mushaf belum tentu.
Pendataan dari rumah ke rumah: kepemilikan mushaf, kemampuan dan kebiasaan membaca.
Selengkapnya → GratisGuru ngaji datang ke rumah. Waktu dan tempat diatur peserta.
Selengkapnya → Satu muslim satu mushafMushaf diantar ke rumah penerima, lalu didampingi tadarus online.
Selengkapnya → Ihsanul Mas'ulPembinaan ilmu dan kesejahteraan guru ngaji kampung.
Selengkapnya →pertemuan belajar (KBM) dalam sebulan, naik 14% dari Juli.
majelis aktif di tiga kantor, naik 9% dari Juli.
donatur Tafaqur yang dikunjungi petugas setiap bulan.
tersensus dalam Sensus Reborn Desa Tanimulya.
Kiprah Lembaga Cerdas Al-Qur'an dimulai dengan menggelar GENCAR Cilame pada akhir tahun 2007. Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Bandung Barat, menjadi proyek percontohan sensus Al-Qur'an dengan target 15 ribu responden di 25 RW.
LCA berada di bawah Yayasan Al-Kalam. Kami bukan lembaga yang menunggu umat datang ke masjid. Kami mendatangi rumah demi rumah, menanyakan apakah keluarga itu punya mushaf, apakah bisa membaca, dan apakah rutin tadarus. Dari jawaban itulah layanan kami bergerak: mushaf diantar, guru ngaji dikirim, dan motivasi diberikan.
Sensus Al-Qur'an pertama di Desa Cilame, Ngamprah, Bandung Barat, dengan target 15 ribu responden di 25 RW.
Badan hukum yayasan disahkan Kemenkumham.
Kantor Pusat berjalan dengan Departemen Sensus, Pendidikan, Tafaqur, Wakaf, dan Kiprah Muslimah, menjalankan 15 program GENCAR dan 3 program pendukung. Penggerak eksternal tercatat 628 orang.
Departemen keenam dibentuk untuk menguatkan ekonomi para Penggerak.
Kantor Cabang pertama dibuka di Cipatat. Departemen IT dibentuk, dan Imtihan santri digelar untuk pertama kalinya.
Komunitas Kaca Cermin dibentuk. Relawan guru ngaji mencapai 95 orang, majelis 739, dan santri 1.848.
Kantor Cabang Cimahi dibuka di Citeureup, dan Pesantren Kilat digelar untuk pertama kalinya.
Kantor Cabang Katapang dibuka. GENCAR mendapat enam surat rekomendasi MUI dan Kemenag, dan Sensus Cilame diulang hingga tuntas 25 RW.
Komunitas Kaca Patri dibentuk, dan Kancab Cimahi pindah ke Padasuka. Penggerak eksternal rata-rata 6.456 per bulan, tertinggi sepanjang sejarah LCA.
LCA mulai siaran langsung, lalu menggelar Sosialisasi GENCAR Rancatungku (21 Oktober 2025) bersama Pemerintah Desa dan MUI setempat.
Aplikasi LCA Online dan aplikasi petugas diperbarui, Desa Tanimulya disensus ulang, dan gerakan GEMAR diperkenalkan. Jangkauan GENCAR kini 85 desa/kelurahan.
Rata-rata per bulan menurut Linimasa Sekretariat: internal (pengurus, petugas, guru ngaji) dan eksternal (donatur, majelis, responden)
Setiap gerakan dan departemen LCA memiliki logo sendiri. Semuanya memakai lingkaran hitam-kuning dan bulan sabit yang sama, dengan semboyan "Mengajak masyarakat memperhatikan Al-Qur'an".
Hasil sensus LCA di empat desa Kecamatan Pameungpeuk, Kab. Bandung (1446–1447 H), menunjukkan bahwa kepemilikan mushaf di tingkat keluarga masih jauh dari satu muslim satu mushaf:
Persentase responden yang memiliki mushaf, dan yang memiliki mushaf terjemah
Sumber: Proposal Wakaf Al-Qur'an LCA, Mei 2026.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Al-Qur'an menjadi acuan bertindak yang terbebas dari kesalahan:
لَا يَأْتِيهِ الْبَاطِلُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَلَا مِنْ خَلْفِهِ ۖ تَنْزِيلٌ مِنْ حَكِيمٍ حَمِيدٍ ٤٢
"Yang tidak datang kepadanya kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Mahabijaksana lagi Maha Terpuji."
QS. Fushshilat: 42Dan dengan Al-Qur'an, tindakan menjadi tepat, karena Allah menurunkan Kitab untuk memberi keputusan di antara manusia tentang perkara yang mereka perselisihkan (QS. Al-Baqarah: 213).
Menjadi lembaga apresiasi Al-Qur'an yang artikulatif dalam kehidupan masyarakat.
Perhatian untuk memasyarakatkan nilai-nilai Al-Qur'an, dan penghargaan kepada lembaga serta insan yang peduli kepada Al-Qur'an.
Jelas berbahasa (kahartos) dan nyata berkarya (karaos).
Tidak berhenti di masjid, pondok pesantren, sekolah, bangku kuliah, seminar, atau ceramah.
Mengarahkan perhatian masyarakat terhadap Al-Qur'an untuk memiliki dan memberi, membaca dan menghafal, belajar dan mengajar, serta membimbing dan mengamalkan Al-Qur'an.
| Pasangan misi | Pertanyaan yang kami ajukan kepada umat |
|---|---|
| Memiliki & memberi | Sudah yakinkah kita: satu muslim = satu Al-Qur'an? Adakah pendataan dari pihak yang berkompeten? |
| Membaca & menghafal | Benarkah setiap muslim bisa membaca Al-Qur'an, sesuai tajwid, rutin tadarus, dan memiliki hafalan? |
| Belajar & mengajar | Benarkah jumlah guru ngaji sesuai kebutuhan? Sudahkah guru ngaji berkonsentrasi penuh mendidik santri seperti guru sekolah? |
| Membimbing & mengamalkan | Yang sudah punya mushaf peduli kepada yang belum punya. Yang sudah bisa membaca peduli kepada yang masih buta huruf Al-Qur'an. |
Susunan pengurus sebagaimana tercantum dalam Proposal Wakaf Al-Qur'an, Mei 2026.

Di LCA, para Penggerak disebut Ihsanul Mas'ul: pengurus harian, petugas Tafaqur, relawan guru ngaji, dan petugas sensus. Per Agustus 2026, Penggerak internal LCA terdiri atas:
| Penggerak | Kantor Pusat | Kancab 1 | Kancab 2 | Kancab 3 |
|---|---|---|---|---|
| Pengurus harian | 5 | 1 | 3 | 6 |
| Petugas Tafaqur | 4 | 1 | 5 | 27 |
| Relawan guru ngaji | 30 | 5 | 31 | 15 |
| Petugas sensus | 0 | 0 | 1 | 0 |
Sumber: Laporan Sekretariat Agustus 2026 (bulan buku 26 Juli – 25 Agustus).
Yayasan Al-Kalam berbadan hukum dengan Surat Keputusan Kemenkumham. Program GENCAR telah mendapat rekomendasi dari pihak yang berkompeten:
| Lembaga | Nomor surat | Tanggal |
|---|---|---|
| MUI Kab. Bandung Barat | Rek.010/DP-MUI.KBB/II/2022 | 23 Februari 2022 |
| Kemenag Kab. Bandung Barat | 1236/Kk.10.26/3/PP.00/03/2022 | 18 Maret 2022 |
| MUI Provinsi Jawa Barat | Rek-173/DP.P-XII/IV/2022 | 5 April 2022 |
| Kemenag Provinsi Jawa Barat | 2500/Kw.10.7/3/BA.00/IV/2022 | 6 April 2022 |
| MUI Kab. Bandung | Rek-009/DP-D.XII/IV/2022 | 18 April 2022 |
| Kemenag Kab. Bandung | B-2106/Kk.10.4/03/BA.04/4/2022 | 25 April 2022 |
Penelitian akademik juga pernah mengkaji manajemen LCA, yaitu "Penerapan Fungsi Manajemen Lembaga Cerdas Al-Quran di Bandung Barat" dalam Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah UIN Sunan Gunung Djati, Vol. 8 No. 1 (2023). Penelitian itu menilai perencanaan LCA tersusun sistematis dan pengawasannya dilakukan lewat observasi langsung ke lapangan.
GENCAR bertujuan mengarahkan perhatian masyarakat muslim agar lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap keberadaan Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
Program pertama dan utama.
02Gratis, guru datang ke rumah.
03Satu muslim satu mushaf.
04Ilmu dan kesejahteraan guru.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Sensus Al-Qur'an adalah pendataan kepada setiap muslim dalam komunitas masyarakat, untuk mengetahui tingkat kepemilikan Al-Qur'an serta kemampuan dan kebiasaan membaca dan mempelajarinya.

Setiap individu dalam satu KK yang berusia 13 tahun ke atas (kelas 1 SMP). Pertanyaan diajukan kepada salah seorang anggota keluarga, dan semua data berdasarkan pengakuan.
| Butir sensus | Pilihan jawaban |
|---|---|
| Jumlah anggota keluarga | Hanya usia baligh ke atas |
| Kepemilikan Al-Qur'an | Terjemah dan tanpa terjemah |
| Kemampuan membaca | Buta huruf, kurang lancar, lancar, sesuai tajwid |
| Kebiasaan membaca | Setiap hari, seminggu sekali, kadang-kadang, tidak pernah |
| Kehadiran di majelis | Seminggu sekali, sebulan sekali, kadang-kadang, tidak pernah |
Mencatat kondisi Al-Qur'an keluarga.
Wakaf mushaf dan pendidikan baca Al-Qur'an.
Mengajak keluarga kembali dekat dengan Al-Qur'an.
Ikut berinfak lewat Tafaqur.
Lihat hasil sensus terbaru di Sensus Reborn Tanimulya.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Kegiatan belajar Al-Qur'an bagi siapa pun yang ingin bisa membaca, agar masyarakat muslim terbebas dari buta huruf Al-Qur'an. Gratis, tanpa iuran, untuk majelis di desa yang sudah disensus GENCAR (lihat ketentuan layanan gratis).

Dari lapangan, kami menemukan bahwa tidak setiap RT/RW memiliki TK/TPA atau majelis taklim. Iuran menjadi kendala bagi sebagian orang tua. Jumlah guru ngaji tidak sebanding dengan jumlah murid. Remaja dan orang tua sering malu belajar bersama anak-anak, dan jadwal majelis tidak selalu cocok. Karena itu metode, waktu, dan tempat belajar diatur oleh peserta.
Mengenal huruf hijaiyah dan harakat.
Membaca susunan huruf menjadi kata dan ayat.
Memperbaiki bacaan sesuai tajwid.
Menghafal dan memahami Al-Qur'an.
| Kantor | Majelis aktif | Santri | KBM / bulan |
|---|---|---|---|
| Kantor Pusat | 135 | 524 | 1.099 |
| Kancab 1 Cipatat | 34 | 44 | 259 |
| Kancab 2 Katapang | 207 | 332 | 1.653 |
| Jumlah | 376 | 900 | 3.011 |
Sumber: Laporan Sekretariat Agustus 2026. Kancab 3 Cimahi mencatat 16 KBM pada periode yang sama.
Pendaftaran santri dan guru ngaji dilakukan melalui aplikasi LCA Online di Play Store.
Semua layanan GENCAR kepada masyarakat gratis: sensus, wakaf mushaf, dan guru ngaji yang datang ke rumah. Agar layanan merata ke semua desa, sejak 2024 LCA menerapkan kebijakan pemerataan layanan gratis. Sebelum 2024, banyak majelis belajar gratis bertahun-tahun, sehingga keluarga lain yang baru membutuhkan sulit mendapat guru.
| Kondisi | Layanan pendidikan |
|---|---|
| Majelis di desa/RW/RT yang sudah disensus GENCAR | Gratis selama masa belajar 1 tahun |
| Masa belajar sudah lewat 1 tahun | Boleh melanjutkan sebagai Majelis Mandiri (berbayar), agar kuota gratis bisa dipakai majelis baru |
| Di luar wilayah desa yang sudah disensus | Majelis mandiri (berbayar) sampai desanya masuk program GENCAR |
| Desa/RW/RT yang menolak program GENCAR | Majelis mandiri (berbayar) |
Per 8 September 2026 tercatat 376 majelis aktif. Pada Agustus 2026, 35 majelis telah menyelesaikan masa gratis satu tahunnya, dan 10 majelis belajar sebagai Majelis Mandiri.
Pelatihan berkala bagi pengajar, calon pengajar, dan peserta yang belum bisa membaca sama sekali. Selain mempercepat belajar, training ini melahirkan pengajar-pengajar baru.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
LCA menerima dan menyalurkan wakaf Al-Qur'an kepada siapa pun yang membutuhkan. Penerima ditentukan dari data sensus, sehingga mushaf sampai ke rumah yang memang belum memilikinya.

Ukuran A5 dan A4.
Ukuran A4, nyaman untuk lansia.
Ukuran A5, untuk santri pemula.
Harga menurut Proposal Wakaf Al-Qur'an, Mei 2026. Tersedia juga mushaf terjemah bahasa Sunda dan Juz 'Amma. Target penyaluran 100 mushaf per bulan untuk setiap jenis.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Upaya memperhatikan guru ngaji, baik kualitas keilmuannya maupun kesejahteraan diri dan keluarganya, agar guru ngaji bisa berkonsentrasi penuh mendidik santri tanpa harus tengok kanan-kiri memenuhi kebutuhan ekonomi.
Pembinaan rutin, Diklat Kode Etik Guru Ngaji, dan Training for Trainer Tajwid.
Insentif bulanan berdasarkan pertemuan belajar yang diampu.
Bantuan beras rutin untuk guru dan keluarga.
Guru ngaji beserta keluarganya diajak rihlah ke tempat wisata, sebagai tanda terima kasih dan penyegar setelah setahun mengajar.
Tonton videonyaPer Agustus 2026, LCA didukung 66 relawan guru ngaji di Kantor Pusat dan dua Kantor Cabang, ditambah 15 relawan di Kancab 3 Cimahi. Mereka mengampu 3.011 pertemuan belajar dalam sebulan.
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya."
HR. Bukhari no. 5027Mengajar ngaji di kampung adalah kerja sunyi yang berlangsung sepanjang tahun. Sebagai bentuk kepedulian, LCA mengajak para guru ngaji beserta istri, suami dan anak-anaknya berekreasi bersama ke tempat wisata. Rihlah menjadi ruang syukur, mempererat ukhuwah antarguru, sekaligus membahagiakan keluarga yang selama ini merelakan waktu mereka untuk santri.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Pendataan kepemilikan, kemampuan, dan kebiasaan membaca Al-Qur'an.
Belajar gratis, waktu dan tempat diatur peserta.
Satu mushaf untuk satu muslim.
Melahirkan pengajar baru dan mempercepat belajar.
Pos kerja sama perorangan atau lembaga untuk memperluas layanan.
Petugas menanyakan "tadarusnya sudah sampai mana?" secara berkala.
Kualitas ilmu dan kesejahteraan guru ngaji.
Safari ke majelis taklim dan TPA dengan gebyar hadiah spontan.
Misalnya santunan biaya melahirkan bagi ibu hamil yang khatam Al-Qur'an selama kehamilan.
Wawancara spontan tentang Al-Qur'an di keramaian, berhadiah menarik.
Menyimak hafalan siapa pun yang ingin menjadi hafidz/hafidzah.
Menyiapkan generasi tahfidz di lembaga pendidikan Al-Qur'an.
Untuk siswa dan mahasiswa yang memiliki hafalan.
Penghargaan bagi insan dan lembaga yang berdedikasi pada Al-Qur'an.
Mengasah pengetahuan Al-Qur'an di sekolah dan masyarakat.
Santunan bahan pangan dan lauk-pauk untuk fakir, miskin, janda, dan yatim.
Santunan papan, sandang, pendidikan, dan kesehatan.
Dana hibah dan pinjaman tanpa bunga untuk pengusaha kecil.
Gerakan Memahami Arti Kata Al-Qur'an (GEMAR) melanjutkan GENCAR: setelah umat bisa membaca, langkah berikutnya adalah memahami arti setiap kata yang dibaca.
LCA juga mengelola Koperasi Syariah "Mitra Berkah", Perpustakaan Cerdas, Wakaf Balai Al-Qur'an, serta komunitas Kiprah Muslimah, Kaca Cermin, dan Kaca Patri.
| Kegiatan | Volume | Satuan biaya | Jumlah |
|---|---|---|---|
| Total anggaran program utama dan pendukung | Rp761.500.000 |
Sumber: Proposal GENCAR, Bab VII.
Tulisan singkat berdasar dalil, ditulis untuk jamaah, guru ngaji, dan donatur LCA.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Dulu Al-Qur'an dibawa di dada para huffazh dan di lembaran mushaf. Hari ini ia juga hadir di layar ponsel, kelas daring, bahkan di mesin kecerdasan buatan yang bisa menyimak bacaan kita. Teknologi berubah sangat cepat, tetapi tugas kita tetap sama: membaca, mempelajari, mengamalkan, dan mengajarkan Kalamullah.
Survei Kemenag 2023 terhadap 10.347 responden mencatat Indeks Literasi Al-Qur'an sebesar 66,038. Namun hanya 61,51% responden yang mengenali huruf dan harakat, 48,96% yang lancar membaca ayat, dan 44,57% yang lancar sesuai tajwid. Sebanyak 38,49% belum memiliki literasi baca Al-Qur'an. Temuan sensus LCA sejalan dengan itu: di empat desa Pameungpeuk, kepemilikan mushaf keluarga hanya 56–58%.
Aplikasi Al-Qur'an ada di mana-mana. Yang langka adalah guru yang menyimak dan kebiasaan membaca setiap hari.
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ ١ ... الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ ٤ عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ ٥
"Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan ... yang mengajar (manusia) dengan pena. Dia mengajarkan manusia apa yang tidak diketahuinya."
QS. Al-'Alaq: 1, 4–5Pena, kertas, mesin cetak, lalu layar dan algoritma: semuanya sarana. Allah sendiri yang menjamin penjagaan Al-Qur'an (QS. Al-Hijr: 9), melalui hafalan para qari, sanad yang bersambung, dan ulama yang menjaga mushaf. Teknologi bisa membantu penjagaan itu, tetapi tidak menggantikannya.
| Teknologi | Manfaat | Yang perlu dijaga |
|---|---|---|
| Mushaf digital | Al-Qur'an selalu terbawa | Pilih teks yang sudah ditashih LPMQ Kemenag (misalnya aplikasi Qur'an Kemenag, rilis 2016, berbasis Mushaf Standar Indonesia) |
| Murattal & kajian video | Mendengar bacaan yang benar | Cek keilmuan penceramah; potongan pendek mudah lepas konteks |
| Kelas mengaji daring | Menjangkau yang jauh dari guru | Tetap butuh talaqqi: guru yang menyimak |
| AI penyimak bacaan | Murajaah mandiri; aplikasi seperti Tarteel menandai kata yang salah atau terlewat | Bukan pengganti guru tahsin untuk makhraj dan adab |
| AI tanya-jawab agama | Pintu awal mencari informasi | Bisa mengarang dalil; bukan rujukan fatwa |
| Konten generatif | Mempermudah produksi dakwah | Waspadai deepfake; jangan mengubah ayat atau suara qari |
| Data & aplikasi lembaga | Dakwah terukur, laporan transparan | Jaga amanah dan kerahasiaan data jamaah |
MUI menegaskan AI hanya pendamping, bukan guru dan penuntun, dan tidak bisa menggantikan peran ulama serta sanad keilmuan. Munas Alim Ulama NU menyatakan bertanya soal agama kepada AI boleh, tetapi haram menjadikan jawabannya sebagai pedoman yang diamalkan, karena kebenarannya belum terjamin.
إِنَّ هَذَا الْعِلْمَ دِينٌ فَانْظُرُوا عَمَّنْ تَأْخُذُونَ دِينَكُمْ
"Sesungguhnya ilmu ini adalah agama, maka perhatikanlah dari siapa kalian mengambil agama kalian."
Muhammad bin Sirin, Muqaddimah Shahih Muslimيَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ ٦
"Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak mencelakakan suatu kaum karena kebodohan, lalu kamu menyesali perbuatanmu itu."
QS. Al-Hujurat: 6LCA tidak memilih antara turun ke desa atau memakai teknologi. Petugas tetap mengetuk pintu rumah, sementara aplikasi membantu agar kerja itu lebih tertata. Aplikasi LCA Online mencatat santri, guru, dan KBM. Aplikasi petugas membantu sensus dan kunjungan Tafaqur, termasuk pemetaan rute dan kuitansi online. Akun TikTok, Instagram, YouTube, dan Facebook LCA menyebarkan konten Al-Qur'an, sedangkan situs donasi GENCAR menerima infak dari dalam dan luar negeri.
مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ
"Barang siapa menunjukkan kepada kebaikan, maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya."
HR. Muslim no. 1893Rujukan: Survei Indeks Literasi Al-Qur'an Kemenag 2023 (NU Online); Balitbang Kemenag; MUI via NU Online; Antara: Munas NU; Tarteel.
Gemar membaca belum menjadi budaya bangsa kita, terlebih membaca Al-Qur'an. Ironis bagi bangsa yang mayoritas penduduknya umat Islam, umat yang wahyu pertamanya adalah perintah membaca.
Budaya tadarus selepas maghrib atau sehabis subuh semakin pudar. Penyebabnya bermacam-macam: tidak memiliki mushaf, memiliki tetapi jumlahnya kurang dari anggota keluarga, tidak bisa membaca, atau bisa membaca tetapi tidak punya motivasi untuk rutin membaca.
وَإِنَّهُ لَذِكْرٌ لَكَ وَلِقَوْمِكَ ۖ وَسَوْفَ تُسْأَلُونَ ٤٤
"Dan sungguh Al-Qur'an itu benar-benar suatu peringatan bagimu dan bagi kaummu, dan kelak kamu akan dimintai pertanggungjawaban."
QS. Az-Zukhruf: 44Umat Islamlah yang harus bertanggung jawab atas keberadaan Al-Qur'an di tengah umat manusia, karena Allah menempatkan umat ini di posisi terdepan:
كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ
"Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah."
QS. Ali 'Imran: 110Pihak yang mengurus umat, dari RT, DKM, hingga pemerintah desa, setidaknya perlu tahu berapa warganya yang tidak memiliki Al-Qur'an, buta huruf Al-Qur'an, kurang lancar, jarang membaca, dan tidak aktif di majelis. Dari pertanyaan inilah Sensus Al-Qur'an lahir.
Kejayaan sekaligus keruntuhan umat bergantung pada penghayatan dan pengamalan Al-Qur'an. Bertanggung jawab atas keberadaan Al-Qur'an di tengah umat berarti juga bertanggung jawab atas masa depan Islam.
Coba hitung sandal di rumah. Hampir pasti jumlahnya cukup untuk setiap anggota keluarga. Sekarang hitung mushaf Al-Qur'an. Sering kali jumlahnya kurang.
Tidak ada aturan yang mengharuskan seorang muslim memiliki mushaf. Jamaah haji umumnya pulang membawa mushaf wakaf dari Kerajaan Arab Saudi, tetapi bagaimana dengan yang belum berhaji? Data sensus LCA di Kecamatan Pameungpeuk menunjukkan:
| Desa | Memiliki mushaf | Memiliki mushaf terjemah |
|---|---|---|
| Bojongmanggu | 57% | 38% |
| Sukasari | 56% | 29% |
| Rancamulya | 58% | 51% |
| Rancatungku | 56% | 49% |
Artinya, kira-kira dua dari lima responden belum memiliki mushaf sendiri. Mushaf yang diwakafkan menjadi sedekah jariyah yang pahalanya terus mengalir selama dibaca:
إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ: إِلَّا مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ
"Apabila manusia meninggal dunia, terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang mendoakannya."
HR. Muslim no. 1631Agar wakaf benar-benar dimanfaatkan, setiap penerima mushaf dari LCA otomatis menjadi peserta tadarus online. Dengan begitu, mushaf tidak berhenti sebagai pajangan di lemari.
Wakafkan mushaf sekarangSalah satu temuan lapangan LCA: banyak remaja dan orang tua yang malu belajar membaca Al-Qur'an, apalagi bila harus duduk bersama anak-anak. Kajian ini untuk mereka.
الْمَاهِرُ بِالْقُرْآنِ مَعَ السَّفَرَةِ الْكِرَامِ الْبَرَرَةِ، وَالَّذِي يَقْرَأُ الْقُرْآنَ وَيَتَتَعْتَعُ فِيهِ وَهُوَ عَلَيْهِ شَاقٌّ لَهُ أَجْرَانِ
"Orang yang mahir membaca Al-Qur'an bersama para malaikat yang mulia lagi taat. Orang yang membaca Al-Qur'an dengan terbata-bata dan merasa berat, baginya dua pahala."
HR. Bukhari no. 4937 dan Muslim no. 798Kesulitan itu sendiri berpahala. Tidak ada kata terlambat untuk mengenal alif, ba, ta.
Doa malaikat adalah doa yang mustajab. Di antara doanya, malaikat mendoakan orang yang menunaikan nafkah dan gemar bersedekah agar mendapat ganti dan keberkahan.
مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا، وَيَقُولُ الْآخَرُ: اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا
"Tidaklah para hamba berada di pagi hari kecuali ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa, 'Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak.' Yang lain berdoa, 'Ya Allah, berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya.'"
HR. Bukhari no. 1442 dan Muslim no. 1010Ibnu Baththal menjelaskan bahwa yang dimaksud mencakup infak wajib seperti nafkah keluarga dan silaturahim, juga sedekah sunnah. Allah menjanjikan ganti:
وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ ۖ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ ٣٩
"Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya, dan Dialah Pemberi rezeki yang sebaik-baiknya."
QS. Saba': 39Imam An-Nawawi menukil bahwa infak yang dipuji adalah infak dalam ketaatan, akhlak mulia, keluarga, tamu, dan sedekah, selama tidak berlebihan.
Di LCA, infak rutin warga dihimpun lewat Tafaqur (Tabungan Infaq untuk program Al-Qur'an). Petugas Tafaqur berkunjung setiap bulan. Dari infak inilah guru ngaji dibina, mushaf diwakafkan, dan sensus menjangkau desa-desa baru. Agustus 2026, lebih dari 12.600 keluarga donatur ikut menjaga gerakan ini.
Diadaptasi dari "Doa Malaikat untuk yang Mencari Nafkah dan Rajin Sedekah", Muhammad Abduh Tuasikal, Rumaysho.com.
Ikut berinfakTanggal Hijriah di portal ini mengikuti Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT): satu hari, satu tanggal untuk seluruh dunia. Pengingat Jumat, puasa sunnah, dan hari besar Islam disusun dari kalender ini.
KHGT menetapkan awal bulan bila di mana pun di daratan bumi, saat matahari terbenam dan sebelum pukul 24.00 UTC, tinggi bulan (geosentrik) sudah mencapai minimal 5° dan elongasinya minimal 8°. Bila kriteria itu baru terpenuhi setelah 24.00 UTC, bulan baru tetap dimulai asalkan ijtimak terjadi sebelum fajar di Selandia Baru dan kriteria terpenuhi di daratan benua Amerika. Pergantian tanggal mengikuti tengah malam (pukul 00.00) waktu setempat.
Tabel awal bulan di portal ini dihitung ulang dengan kriteria tersebut dan telah dicocokkan dengan kalender resmi KHGT yang diterbitkan Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah untuk tahun 1447–1448 H. Untuk awal Ramadhan, Idul Fitri, dan Idul Adha, keputusan pemerintah melalui sidang isbat bisa berbeda. Silakan mengikuti keputusan yang diyakini.
Rujukan: khgt.muhammadiyah.or.id. Tabel tersedia hingga tahun 1455 H.
Hari Jumat dimulai sejak terbenam matahari hari Kamis. Inilah amalan-amalan yang dicontohkan Rasulullah ﷺ, agar Jumat kita tidak berlalu seperti hari biasa.
خَيْرُ يَوْمٍ طَلَعَتْ عَلَيْهِ الشَّمْسُ يَوْمُ الْجُمُعَةِ، فِيهِ خُلِقَ آدَمُ، وَفِيهِ أُدْخِلَ الْجَنَّةَ، وَفِيهِ أُخْرِجَ مِنْهَا، وَلاَ تَقُومُ السَّاعَةُ إِلاَّ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ
"Sebaik-baik hari ketika matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, dimasukkan ke surga, dan dikeluarkan darinya. Dan kiamat tidak akan terjadi kecuali pada hari Jumat."
HR. Muslim no. 854مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ
"Siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada hari Jumat, ia akan diterangi cahaya di antara dua Jumat."
HR. Al-Hakim dan Al-Baihaqi, dishahihkan al-Albani dalam Shahih al-Jami' no. 6470Waktunya sejak Kamis setelah maghrib hingga Jumat sebelum maghrib. Surat Al-Kahfi berisi 110 ayat, sekitar 11–12 halaman mushaf standar, atau kira-kira 20–30 menit. Rasulullah ﷺ juga bersabda bahwa siapa yang menghafal sepuluh ayat pertama surat Al-Kahfi akan dilindungi dari fitnah Dajjal (HR. Muslim no. 809).
إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ ... فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِيهِ، فَإِنَّ صَلاَتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ
"Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat... maka perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari itu, karena shalawat kalian diperlihatkan kepadaku."
HR. Abu Dawud no. 1047Rasulullah ﷺ menggambarkan orang yang mandi lalu berangkat pada waktu pertama seperti berkurban seekor unta, waktu berikutnya seperti berkurban sapi, lalu kambing, ayam, dan telur. Ketika imam naik mimbar, malaikat menutup catatan dan ikut mendengarkan khutbah (HR. Bukhari no. 881 dan Muslim no. 850).
Berkata "diamlah" kepada orang lain saat khatib berkhutbah pun termasuk perbuatan sia-sia (HR. Bukhari no. 934 dan Muslim no. 851). Matikan atau senyapkan ponsel sebelum khutbah dimulai.
فِيهِ سَاعَةٌ لاَ يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلاَّ أَعْطَاهُ إِيَّاهُ
"Pada hari Jumat ada satu waktu, tidaklah seorang hamba muslim mendapatinya dalam keadaan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah, melainkan Allah akan memberinya."
HR. Bukhari no. 935 dan Muslim no. 852Dalam riwayat Abu Dawud (no. 1048) dari Jabir, Rasulullah ﷺ menganjurkan mencarinya di akhir waktu setelah Ashar. Doakan juga keluarga, guru ngaji, dan para donatur yang menghidupkan Al-Qur'an di kampung-kampung.
Rasulullah ﷺ membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan pada shalat Subuh hari Jumat (HR. Bukhari no. 891 dan Muslim no. 879).
Jadikan Jumat hari berinfak. Infak Jumat Anda membantu santri belajar membaca Al-Qur'an gratis dan mushaf sampai ke rumah-rumah.
Infak JumatPengingat tahunan dan bulanan, lengkap dengan dalilnya. Tanggal di bawah ini dihitung otomatis dari Kalender Hijriah Global Tunggal.
إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثًا فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ
"Jika engkau berpuasa tiga hari dalam sebulan, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15."
HR. At-Tirmidzi no. 761 dan An-Nasa'i, dihasankan at-TirmidziPada bulan Dzulhijjah, tanggal 13 termasuk hari Tasyrik yang dilarang berpuasa, sehingga puasanya diganti hari lain.
تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ، فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
"Amal-amal diperlihatkan (kepada Allah) setiap hari Senin dan Kamis, maka aku suka amalku diperlihatkan ketika aku sedang berpuasa."
HR. At-Tirmidzi no. 747, ia berkata: hasan gharibأَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ
"Puasa yang paling utama setelah Ramadhan adalah puasa di bulan Allah, Muharram."
HR. Muslim no. 1163Puasa Asyura diharapkan menghapus dosa setahun yang lalu (HR. Muslim no. 1162), dan Rasulullah ﷺ berniat menambah puasa tanggal 9 (HR. Muslim no. 1134).
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Siapa yang berpuasa Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, diampuni dosanya yang telah lalu."
HR. Bukhari no. 38 dan Muslim no. 760Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an (QS. Al-Baqarah: 185). Carilah Lailatul Qadar di malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir (HR. Bukhari no. 2017). Di bulan ini LCA menggelar Pesantren Kilat Ramadhan dan tadarus bersama.
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ
"Siapa yang berpuasa Ramadhan lalu mengiringinya dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti berpuasa setahun penuh."
HR. Muslim no. 1164Dimulai paling cepat tanggal 2 Syawal, karena 1 Syawal (Idul Fitri) haram berpuasa.
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ
"Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun sesudahnya."
HR. Muslim no. 1162Tidak ada hari-hari yang amal shalih di dalamnya lebih dicintai Allah daripada sepuluh hari pertama Dzulhijjah (HR. Bukhari no. 969). Hari Tasyrik (11–13 Dzulhijjah) adalah hari makan, minum, dan berdzikir (HR. Muslim no. 1141), sehingga tidak berpuasa. Salurkan qurban Anda melalui Qurban Bahagia LCA.
Peringatan Maulid Nabi ﷺ dan Isra Mi'raj dicantumkan karena menjadi hari libur nasional di Indonesia.
Seri tulisan yang disarikan dari kitab-kitab para ulama tentang Al-Qur'an: adab membacanya, keutamaannya, sejarah turun dan terhimpunnya, hingga sisi-sisi kemukjizatannya. Satu seri disorot di Beranda setiap pekan, terbit setiap Senin.
Tulisan dalam seri ini merujuk kitab-kitab berikut. Bagi yang ingin mendalami, kitab-kitab ini dapat dikaji bersama asatidz.
Adab pembaca, penghafal, guru, dan murid Al-Qur'an.
Salah satu kitab tertua tentang keutamaan Al-Qur'an.
Keutamaan dan sejarah pengumpulan Al-Qur'an.
Akhlak orang-orang yang membawa Al-Qur'an.
Ensiklopedia ilmu-ilmu Al-Qur'an dalam 47 pembahasan.
Rujukan induk ulumul Qur'an dalam 80 pembahasan.
Risalah awal tentang rahasia kemukjizatan Al-Qur'an.
Kemukjizatan bahasa Al-Qur'an dibandingkan syair Arab.
Teori nazhm: keajaiban susunan kalimat Al-Qur'an.
Pegangan ilmu tajwid dan qira'at.
Ulumul Qur'an untuk pembaca modern.
Buku ajar ulumul Qur'an di banyak perguruan tinggi.
Kajian kemukjizatan Al-Qur'an untuk pembaca masa kini.
Kemukjizatan Al-Qur'an ditinjau dari bahasa, isyarat ilmiah, dan berita gaib.
Sumber daring tepercaya untuk membaca mushaf, terjemah, dan kajian tentang Al-Qur'an.
Mushaf, terjemah, dan tafsir resmi Kementerian Agama RI.
Buka ↗Tautan luarLembaga resmi yang menjaga kesahihan mushaf di Indonesia.
Buka ↗Tautan luarMushaf digital dengan banyak terjemah dan tafsir.
Buka ↗Tautan luarKajian Islam harian, termasuk keutamaan dan adab Al-Qur'an.
Buka ↗Tautan luarArtikel keislaman, termasuk tema ulumul Qur'an.
Buka ↗Tongkat Nabi Musa, unta Nabi Shalih, dan kesembuhan yang dibawa Nabi Isa adalah mukjizat yang disaksikan kaum di zamannya. Al-Qur'an berbeda: ia mukjizat yang terus hadir, bisa dibaca, dihafal, dan diuji siapa saja hingga akhir zaman.
مَا مِنَ الأَنْبِيَاءِ نَبِيٌّ إِلاَّ أُعْطِيَ مَا مِثْلُهُ آمَنَ عَلَيْهِ الْبَشَرُ، وَإِنَّمَا كَانَ الَّذِي أُوتِيتُ وَحْيًا أَوْحَاهُ اللَّهُ إِلَيَّ، فَأَرْجُو أَنْ أَكُونَ أَكْثَرَهُمْ تَابِعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ
"Tidak ada seorang nabi pun melainkan diberi mukjizat yang membuat manusia beriman kepadanya. Adapun yang diberikan kepadaku adalah wahyu yang Allah wahyukan kepadaku, maka aku berharap menjadi nabi yang paling banyak pengikutnya pada hari kiamat."
HR. Bukhari no. 4981 dan Muslim no. 152Ibnu Katsir dalam Fadha'il al-Qur'an menjelaskan hadits ini: mukjizat nabi-nabi terdahulu selesai bersama masanya, sedangkan Al-Qur'an tetap menjadi hujjah yang hidup. Karena itulah Rasulullah ﷺ berharap pengikutnya paling banyak, sebab mukjizatnya tidak pernah "tutup".
Para ulama ulumul Qur'an, seperti as-Suyuthi dalam Al-Itqan, merangkum sisi kemukjizatan Al-Qur'an dalam beberapa bentuk. Seri-seri berikutnya akan membahasnya satu per satu:
Pelajaran bagi kita: mukjizat ini hanya "bekerja" bila dibaca. Rumah yang tidak memiliki mushaf, atau penghuninya belum bisa membaca, belum merasakan mukjizat yang Allah titipkan. Di sinilah Sensus Al-Qur'an dan program GENCAR menemukan alasannya.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Imam an-Nawawi (w. 676 H) menulis At-Tibyan khusus tentang adab orang-orang yang membawa Al-Qur'an: pembaca, penghafal, guru, dan murid. Kitab tipis ini menjadi rujukan pesantren hingga hari ini.
فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
"Apabila engkau membaca Al-Qur'an, mohonlah perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk."
QS. An-Nahl: 98Adab-adab ini bukan syarat yang memberatkan. Ia adalah cara memuliakan kalam Allah. Bagi yang baru belajar, cukup mulai dari niat yang lurus dan wudhu, lalu tambah satu adab setiap pekan.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Al-Qur'an menyebut dirinya turun di bulan Ramadhan, pada malam Lailatul Qadar. Tetapi sejarah mencatat wahyu turun sedikit demi sedikit selama kurang lebih 23 tahun. Para ulama menjelaskan keduanya benar.
إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ
"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur'an) pada malam kemuliaan."
QS. Al-Qadr: 1Tahap pertama: Al-Qur'an diturunkan sekaligus dari Lauh Mahfuzh ke Baitul 'Izzah di langit dunia pada malam Lailatul Qadar. Ini berdasarkan atsar Ibnu Abbas radhiyallahu 'anhuma yang diriwayatkan al-Hakim dan an-Nasa'i, dan dipilih sebagai pendapat yang paling kuat oleh as-Suyuthi dalam Al-Itqan.
Tahap kedua: dari langit dunia, Jibril menurunkannya kepada Nabi ﷺ secara berangsur-angsur sesuai peristiwa dan kebutuhan, sekitar 13 tahun di Makkah dan 10 tahun di Madinah. Wahyu pertama adalah lima ayat awal surat Al-'Alaq di Gua Hira (HR. Bukhari no. 3).
وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لَوْلَا نُزِّلَ عَلَيْهِ الْقُرْآنُ جُمْلَةً وَاحِدَةً ۚ كَذَٰلِكَ لِنُثَبِّتَ بِهِ فُؤَادَكَ ۖ وَرَتَّلْنَاهُ تَرْتِيلًا
"Orang-orang kafir berkata, "Mengapa Al-Qur'an tidak diturunkan kepadanya sekaligus?" Demikianlah, agar Kami meneguhkan hatimu dengannya, dan Kami membacakannya secara tartil."
QS. Al-Furqan: 32Manna' al-Qaththan dalam Mabahits merangkum hikmahnya: meneguhkan hati Nabi ﷺ menghadapi tekanan, memudahkan hafalan dan pemahaman para sahabat, menetapkan hukum secara bertahap (seperti pengharaman khamr), serta menjawab peristiwa yang terjadi saat itu.
Hikmah ini juga pelajaran bagi pendidikan Al-Qur'an hari ini. Belajar sedikit demi sedikit tetapi rutin lebih membekas daripada banyak sekaligus lalu berhenti. Itulah prinsip pertemuan belajar (KBM) LCA: guru datang rutin, santri maju setahap demi setahap.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Bangsa Arab di masa Nabi ﷺ adalah bangsa penyair. Pasar-pasar mereka menjadi ajang lomba syair. Kepada bangsa seperti inilah Al-Qur'an mengajukan tantangan (tahaddi).
قُل لَّئِنِ اجْتَمَعَتِ الْإِنسُ وَالْجِنُّ عَلَىٰ أَن يَأْتُوا بِمِثْلِ هَٰذَا الْقُرْآنِ لَا يَأْتُونَ بِمِثْلِهِ وَلَوْ كَانَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ ظَهِيرًا
"Katakanlah, "Sungguh, jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa dengan Al-Qur'an ini, mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengannya, sekalipun sebagian mereka membantu sebagian yang lain.""
QS. Al-Isra': 88وَإِن كُنتُمْ فِي رَيْبٍ مِّمَّا نَزَّلْنَا عَلَىٰ عَبْدِنَا فَأْتُوا بِسُورَةٍ مِّن مِّثْلِهِ
"Dan jika kamu meragukan apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami, maka buatlah satu surat yang semisal dengannya."
QS. Al-Baqarah: 23Surat terpendek, Al-Kautsar, hanya tiga ayat. Namun tantangan itu tidak terjawab. Para penentang Nabi ﷺ justru memilih jalan perang, boikot, dan pengusiran, yang jauh lebih mahal daripada sekadar menyusun tiga baris kalimat seandainya mereka mampu.
Para ulama menulis kitab khusus tentang ini. Al-Khaththabi (w. 388 H) menyebut Al-Qur'an menghimpun lafaz yang paling fasih, dalam susunan yang paling indah, dengan makna yang paling benar, serta memiliki pengaruh yang kuat pada jiwa pendengarnya. Al-Baqillani (w. 403 H) menunjukkan bahwa gaya bahasa Al-Qur'an berbeda dari syair maupun prosa Arab yang dikenal. Abdul Qahir al-Jurjani (w. 471 H) dalam Dala'il al-I'jaz meletakkan teori nazhm: keajaiban Al-Qur'an terletak pada susunan kata dan hubungan makna di antara kata-katanya, bukan pada kata per kata.
Kita yang bukan ahli bahasa Arab tetap bisa merasakan sebagiannya: tidak ada bacaan lain yang diulang jutaan orang setiap hari tanpa rasa bosan.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Sejak abad ketiga Hijriah, para ulama menulis kitab khusus tentang keutamaan Al-Qur'an. Salah satu yang tertua adalah Fadha'il al-Qur'an karya Abu 'Ubaid al-Qasim bin Sallam (w. 224 H). Tujuannya sederhana: membuat umat rindu membaca.
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لاَ أَقُولُ الم حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلاَمٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
"Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah, ia mendapat satu kebaikan, dan satu kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali. Aku tidak mengatakan alif lam mim satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf."
HR. At-Tirmidzi no. 2910, ia berkata: hasan shahihSurat Al-Fatihah saja memuat lebih dari seratus huruf. Seorang muslim yang shalat lima waktu membacanya minimal tujuh belas kali sehari. Bayangkan pahala bagi yang membacanya dengan benar.
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ
"Bacalah Al-Qur'an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat bagi para pembacanya."
HR. Muslim no. 804إِنَّ اللَّهَ يَرْفَعُ بِهَذَا الْكِتَابِ أَقْوَامًا وَيَضَعُ بِهِ آخَرِينَ
"Sesungguhnya Allah mengangkat derajat suatu kaum dengan Kitab ini, dan merendahkan kaum yang lain dengannya."
HR. Muslim no. 817Pahala satu huruf sepuluh kebaikan berlaku bagi pembaca. Mereka yang menjadi sebab orang lain bisa membaca, entah dengan mengajar, mewakafkan mushaf, atau membiayai guru ngaji, berharap mendapat pahala yang semisal tanpa mengurangi pahala si pembaca. Setiap huruf yang dibaca santri LCA hari ini adalah bagian dari amal para donatur dan relawannya.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Mushaf yang kita pegang hari ini melewati tiga fase penjagaan. Kisahnya diriwayatkan dengan sanad yang shahih dalam Shahih al-Bukhari.
Al-Qur'an dijaga di dada para sahabat dan ditulis oleh para penulis wahyu seperti Zaid bin Tsabit di atas pelepah kurma, lempengan batu tipis, tulang, dan kulit. Semua ayat telah tertulis, tetapi belum terhimpun dalam satu mushaf, karena wahyu masih terus turun.
Setelah Perang Yamamah, banyak penghafal Al-Qur'an gugur. Umar bin Khaththab khawatir Al-Qur'an ikut hilang bersama wafatnya para penghafal, lalu mengusulkan pengumpulan. Abu Bakar menugaskan Zaid bin Tsabit. Zaid berkata, "Demi Allah, seandainya mereka membebaniku memindahkan sebuah gunung, itu tidak lebih berat daripada tugas mengumpulkan Al-Qur'an" (HR. Bukhari no. 4986). Zaid hanya menerima ayat yang ada tulisannya dan disaksikan, tidak cukup hafalan semata. Lembaran-lembaran itu disimpan Abu Bakar, lalu Umar, lalu Hafshah binti Umar.
Hudzaifah bin al-Yaman melihat kaum muslimin di medan Armenia dan Azerbaijan berselisih soal cara membaca. Ia meminta Utsman bertindak sebelum umat berselisih seperti ahli kitab. Utsman meminjam lembaran Hafshah dan membentuk tim: Zaid bin Tsabit, Abdullah bin az-Zubair, Sa'id bin al-'Ash, dan Abdurrahman bin al-Harits bin Hisyam. Mereka menyalinnya menjadi beberapa mushaf yang dikirim ke berbagai wilayah (HR. Bukhari no. 4987). Inilah Mushaf Utsmani, induk seluruh mushaf hari ini.
Az-Zarqani dalam Manahil al-'Irfan menegaskan: penyatuan ini menutup pintu perselisihan dan menjadi ijma' para sahabat. Mushaf Standar Indonesia yang diwakafkan LCA juga mengikuti rasm Utsmani dan ditashih oleh Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an Kementerian Agama.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Tidak ada kitab yang dibaca, dihafal, dan disalin sebanyak Al-Qur'an, namun teksnya tetap satu. Para ulama memandang keterpeliharaan ini sebagai salah satu sisi kemukjizatannya.
إِنَّا نَحْنُ نَزَّلْنَا الذِّكْرَ وَإِنَّا لَهُ لَحَافِظُونَ
"Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya."
QS. Al-Hijr: 9Al-Qur'an dijaga dengan hafalan dan tulisan sekaligus. Hafalan diwariskan bersanad dari guru ke murid hingga Rasulullah ﷺ. Tulisan dijaga lewat mushaf Utsmani. Bila satu salinan salah cetak, jutaan penghafal di seluruh dunia akan segera mengenalinya.
Pada 2015, University of Birmingham di Inggris mengumumkan hasil uji radiokarbon atas dua lembar naskah Al-Qur'an dalam koleksinya. Perkamen itu diperkirakan berasal dari antara tahun 568 dan 645 Masehi, sangat dekat dengan masa Nabi ﷺ dan para sahabat. Isinya, bagian dari surat Al-Kahf, Maryam, dan Thaha, sesuai dengan mushaf yang kita baca hari ini.
Muhammad 'Abdullah Draz dalam An-Naba' al-'Azhim mengajak pembaca memeriksa sendiri: kitab yang tersebar seluas ini, dibaca dalam ribuan dialek, tetap tidak berselisih teksnya. Allah juga berfirman, "Seandainya Al-Qur'an itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapati banyak pertentangan di dalamnya" (QS. An-Nisa': 82).
Penjagaan ini juga melibatkan kita. Setiap guru ngaji yang mengajarkan makhraj yang benar, dan setiap santri yang menyetor hafalan, adalah bagian dari janji Allah dalam QS. Al-Hijr: 9.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Banyak orang mengira tajwid hanya untuk qari' yang tampil di panggung. Para ulama qira'at memandangnya jauh lebih mendasar: tajwid adalah cara Al-Qur'an diturunkan dan diajarkan.
وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا
"Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan tartil."
QS. Al-Muzzammil: 4Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu bahwa tartil adalah memperbaiki pengucapan huruf dan mengetahui tempat-tempat berhenti (tajwid al-huruf wa ma'rifat al-wuquf).
وَالأَخْذُ بِالتَّجْوِيدِ حَتْمٌ لاَزِمُ ۞ مَنْ لَمْ يُجَوِّدِ الْقُرْآنَ آثِمُ
"Mengamalkan tajwid adalah keharusan yang pasti; siapa yang tidak membaca Al-Qur'an dengan tajwid, ia berdosa."
Ibnul Jazari (w. 833 H), Al-Muqaddimah al-JazariyyahPara ulama membedakan dua hal. Mempelajari teori tajwid (istilah, pembagian hukum, dan sebagainya) hukumnya fardhu kifayah: cukup sebagian umat yang menguasainya. Adapun membaca dengan benar sesuai tajwid adalah kewajiban setiap pembaca sesuai kemampuannya.
Karena tajwid diambil dari lisan guru (talaqqi), membaca sendiri dari buku atau aplikasi tidak cukup. Inilah alasan LCA mengirim guru ngaji langsung ke rumah: agar setiap makhraj diperdengarkan dan dikoreksi, bukan sekadar dibaca.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Badruddin az-Zarkasyi (w. 794 H) membuka kitab Al-Burhan dengan pembahasan tentang ilmu-ilmu Al-Qur'an, dan salah satu yang paling awal ia bahas adalah ilmu Makkiyah dan Madaniyah.
Makkiyah adalah yang turun sebelum hijrah, walaupun turun di luar kota Makkah. Madaniyah adalah yang turun sesudah hijrah, walaupun turun di Makkah. Patokannya waktu, bukan tempat. Menurut hitungan yang masyhur, ada sekitar 86 surat Makkiyah dan 28 surat Madaniyah, dengan perbedaan pendapat ulama pada sebagian surat.
| Makkiyah | Madaniyah |
|---|---|
| Banyak seruan yā ayyuhan-nās (wahai manusia) | Banyak seruan yā ayyuhal-ladzīna āmanū (wahai orang beriman) |
| Menanamkan tauhid, hari akhir, dan kisah para nabi | Menjelaskan hukum ibadah, muamalah, keluarga, dan negara |
| Ayat dan surat cenderung pendek, kuat iramanya | Ayat dan surat cenderung panjang dan rinci |
| Kata kallā hanya muncul di surat Makkiyah | Menyebut orang-orang munafik dan ahli kitab |
Manna' al-Qaththan menyebut beberapa faedahnya: membantu memahami tafsir, mengetahui ayat yang lebih awal dan yang lebih akhir dalam penetapan hukum, dan meneladani metode dakwah Al-Qur'an. Di Makkah, dakwah dimulai dari iman dan akhlak. Hukum yang rinci datang setelah iman kokoh.
Metode ini relevan bagi kerja dakwah di kampung. Sebelum menuntut, LCA memulai dengan sapaan: sensus dari pintu ke pintu, mendengar keadaan warga, lalu menawarkan belajar dengan cara yang ringan.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Salah satu sisi kemukjizatan yang disebut para ulama adalah al-ikhbar bil-ghuyub: kabar tentang hal gaib, termasuk peristiwa yang akan datang, yang kemudian terbukti persis seperti dikabarkan.
غُلِبَتِ الرُّومُ فِي أَدْنَى الْأَرْضِ وَهُم مِّن بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُونَ فِي بِضْعِ سِنِينَ
"Bangsa Romawi telah dikalahkan, di negeri yang terdekat, dan mereka setelah kekalahannya itu akan menang, dalam beberapa tahun lagi."
QS. Ar-Rum: 2–4Ayat ini turun di Makkah ketika Persia mengalahkan Romawi dan merebut wilayah Syam serta Baitul Maqdis. Kaum musyrikin bergembira, sebab Persia sama-sama penyembah selain Allah, sedangkan kaum muslimin bersedih karena Romawi adalah ahli kitab. Secara akal, kebangkitan Romawi saat itu tampak mustahil. Namun dalam rentang bidh'u sinin (antara tiga hingga sembilan tahun), Kaisar Heraklius berbalik mengalahkan Persia. Ibnu Katsir dalam tafsirnya menyebutkan riwayat bahwa kemenangan itu bertepatan dengan kemenangan kaum muslimin di Badar.
Surat Al-Lahab memastikan Abu Lahab akan masuk neraka, artinya ia akan mati dalam kekafiran. Surat ini turun bertahun-tahun sebelum kematiannya. Seandainya Abu Lahab sekadar berpura-pura masuk Islam, ia bisa "membantah" Al-Qur'an. Ia tidak pernah melakukannya, dan wafat dalam keadaan kafir setelah Perang Badar.
Al-Qur'an juga mengabarkan kaum muslimin akan memasuki Masjidil Haram dengan aman (QS. Al-Fath: 27), saat mereka baru saja tertahan di Hudaibiyah. Setahun kemudian kabar itu terwujud.
Kisah-kisah ini menguatkan keyakinan bahwa janji Allah tentang Al-Qur'an juga pasti, termasuk janji bahwa ia akan menjadi pemberi syafaat bagi pembacanya.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Dalam At-Tibyan, an-Nawawi menyediakan bab khusus tentang adab pengajar dan pelajar Al-Qur'an. Jauh sebelumnya, Abu Bakr al-Ajurri (w. 360 H) menulis Akhlaq Hamalat al-Qur'an tentang akhlak para pembawa Al-Qur'an. Isinya terasa seperti ditulis untuk guru ngaji kampung hari ini.
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur'an dan mengajarkannya."
HR. Bukhari no. 5027Pesan an-Nawawi tentang guru yang tidak mencari dunia sejalan dengan kepedulian umat kepada guru. Para salaf mengajar dengan ikhlas, sementara masyarakat menjaga kecukupan mereka. Dari situ lahir Ihsanul Mas'ul dan program Peduli Guru Ngaji LCA: guru fokus mengajar, umat yang mencukupi.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Al-Qur'an berulang kali mengajak manusia memperhatikan dirinya dan alam semesta. Banyak muslim modern kagum ketika menemukan ayat yang selaras dengan temuan ilmu pengetahuan. Kekaguman ini baik, asalkan disertai kehati-hatian.
سَنُرِيهِمْ آيَاتِنَا فِي الْآفَاقِ وَفِي أَنفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ الْحَقُّ
"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al-Qur'an itu benar."
QS. Fushshilat: 53Imam asy-Syathibi (w. 790 H) dalam Al-Muwafaqat mengingatkan agar Al-Qur'an tidak dibebani dengan pembahasan yang tidak dimaksudkan oleh bahasa Arab yang dipahami generasi pertama. Ulama kontemporer, termasuk M. Quraish Shihab dalam Mukjizat Al-Qur'an, merumuskan sikap yang seimbang:
Dengan rambu-rambu ini, isyarat ilmiah menjadi pintu tadabbur, bukan bahan perdebatan. Seperti diulas dalam kajian Al-Qur'an di Era Digital dan AI, kemudahan berbagi konten menuntut kita lebih teliti memeriksa sumber.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Membaca sendiri berpahala. Membaca bersama dalam satu majelis mendatangkan hadiah tambahan yang disebut Rasulullah ﷺ dalam satu hadits.
مَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ
"Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah, membaca Kitabullah dan saling mempelajarinya, melainkan akan turun kepada mereka ketenangan, rahmat meliputi mereka, malaikat mengelilingi mereka, dan Allah menyebut-nyebut mereka di hadapan makhluk yang ada di sisi-Nya."
HR. Muslim no. 2699An-Nawawi dalam At-Tibyan menjelaskan bahwa membaca berjamaah dan bergiliran (idarah) termasuk amalan yang dianjurkan, dan para salaf melakukannya. Bentuk "tadarus" yang kita kenal di bulan Ramadhan berakar dari sini.
Hadits ini menyebut "rumah Allah" (masjid), dan para ulama menjelaskan bahwa keutamaan berkumpul membaca Al-Qur'an juga bisa diharapkan di tempat lain yang bersih. Majelis-majelis LCA hadir di masjid, mushala, dan ruang tamu warga. Per Agustus 2026 ada 376 majelis aktif di Bandung Raya, dan setiap pertemuannya adalah undangan bagi sakinah dan rahmat.
Bentuk majelis di lingkungan AndaMateri ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Di bulan Ramadhan, banyak yang berlomba mengkhatamkan Al-Qur'an. Pertanyaan yang sering muncul: lebih utama banyak khatam, atau sedikit tetapi dipahami?
كِتَابٌ أَنزَلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ لِّيَدَّبَّرُوا آيَاتِهِ وَلِيَتَذَكَّرَ أُولُو الْأَلْبَابِ
"Kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah, agar mereka menghayati ayat-ayatnya dan agar orang-orang yang berakal mendapat pelajaran."
QS. Shad: 29Abdullah bin Amr bin al-'Ash sangat bersemangat beribadah. Rasulullah ﷺ bersabda kepadanya, "Bacalah Al-Qur'an (khatamkan) dalam sebulan." Ia berkata sanggup lebih dari itu, hingga Nabi ﷺ bersabda, "Bacalah dalam tujuh hari, dan jangan lebih cepat dari itu" (HR. Bukhari no. 5054 dan Muslim no. 1159). Dalam riwayat lain disebutkan, "Tidak akan memahami (Al-Qur'an) orang yang membacanya kurang dari tiga hari" (HR. Abu Dawud dan at-Tirmidzi).
Dalam At-Tibyan, an-Nawawi mencatat kebiasaan salaf yang beragam, dari dua bulan sekali hingga beberapa hari sekali. Kesimpulannya: ukurannya berbeda-beda bagi tiap orang. Yang mampu meraih pemahaman mendalam hendaknya membaca sekadar yang membuatnya paham. Yang punya tanggung jawab mengurus umat jangan sampai bacaannya melalaikan tugas itu. Selebihnya, perbanyak semampunya tanpa sampai bosan atau membaca terlalu cepat.
Tadarus online yang mendampingi penerima wakaf mushaf LCA berangkat dari semangat ini: mushaf tidak berhenti di lemari, tetapi dibaca, dikhatamkan, dan direnungi.
Materi ini adalah ringkasan untuk pembelajaran umum, bukan pengganti membaca kitab aslinya bersama guru. Koreksi dan masukan dapat disampaikan ke redaksi melalui WhatsApp LCA.
Target GENCAR adalah seluruh desa dan kelurahan di Bandung Raya. Per Agustus 2026, 85 dari 613 desa/kelurahan telah digarap.
Desa/kelurahan yang sudah digarap dari total di setiap kota/kabupaten
| Kota/Kab. | Kecamatan selesai | Desa/Kel. selesai | % selesai |
|---|---|---|---|
| Kota Cimahi | 3 / 3 | 14 / 15 | 93% |
| Kab. Bandung Barat | 6 / 16 | 49 / 165 | 29,7% |
| Kab. Bandung | 4 / 31 | 22 / 280 | 7,8% |
| Kota Bandung | 0 / 30 | 0 / 153 | 0% |
| Bandung Raya | 13 / 80 | 85 / 613 | 13,9% |
Sumber: Laporan Sekretariat Agustus 2026.
Per Juni 2026, sebagaimana dilaporkan di situs donasi GENCAR.
Periode bulan buku LCA: 26 Juli – 25 Agustus 2026. Disarikan dari laporan Syuro Sekretariat, Bendahara, dan Departemen.
| Indikator | Juli | Agustus | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Majelis aktif | 346 | 376 | +9% |
| Pertemuan belajar (KBM) | 2.641 | 3.011 | +14% |
| Santri mengaji | 917 | 900 | −2% |
| Relawan guru ngaji (KP, KC1, KC2) | 66 | 66 | tetap |
Angka setoran resmi menurut Laporan Bendahara Agustus 2026.
Selama periode ini Sekretariat mengirim 10.369 pesan siaran: kuitansi online, pemberitahuan pergantian petugas, kabar bagi donatur yang belum terkunjungi, dan kabar kepada 218 penerima wakaf.
Juni–September 2026, LCA menyensus ulang Desa Tanimulya, Kecamatan Ngamprah, tempat Kantor Pusat LCA berdiri.
Desa Tanimulya, Sensus Reborn 2026
| Status rumah | KK | Porsi |
|---|---|---|
| Tersensus | 3.606 | 50% |
| Rumah kosong saat dikunjungi | 2.952 | 41% |
| Non-muslim | 402 | 6% |
| Menolak | 303 | 4% |
| Total KK asli | 7.263 | 100% |
Banyak rumah kosong pada jam kunjungan. Karena itu, mulai bulan ini rumah kosong dicatat lebih rinci (kampung atau kompleks, hari, dan alasannya), dan LCA merekrut dua kader dari setiap wilayah sensus.
Sumber: Laporan Departemen Sensus Agustus 2026.
Gerakan LCA dijalankan oleh sekretariat, bendahara, tujuh departemen, dan dua komunitas. Setiap bulan, semuanya melaporkan kerjanya dalam syuro bulanan (bulan buku 26 s.d. 25).
Sekretariat mengelola data Penggerak, majelis, donatur, dan wilayah garapan, mengirim pesan siaran kepada donatur, serta menyusun agenda bulanan LCA.
Laporan Sekretariat Agustus 2026.
Bendahara menghimpun setoran Tafaqur, infak, sedekah, dan wakaf, lalu menyalurkannya untuk program, operasional kantor, dan Ihsanul Mas'ul para Penggerak. Angka keuangan resmi LCA memakai versi Bendahara.
Juta rupiah, menurut Laporan Bendahara
Depsus menjalankan program pertama GENCAR: perizinan ke desa, RW, dan DKM; pendataan dari rumah ke rumah; serta rekap hasil sensus untuk tindak lanjut wakaf, pendidikan, dan Tafaqur. Sejak 2021 Depsus menyisir desa demi desa, misalnya Kertawangi dan Tugumukti (Juni 2021) serta Cigugurgirang dan Cihideung (September 2021).
Syuro bulan ini menetapkan: setiap petugas merekam contoh penyampaian kepada responden, merekrut dua kader dari tiap wilayah sensus, dan mencatat rumah kosong lebih rinci. Lihat hasil lengkap →
Depdik mengelola relawan guru ngaji, majelis, dan pertemuan belajar di semua kantor. Tugasnya meliputi monitoring aplikasi LCA Online, menindaklanjuti permintaan guru ngaji, rekrutmen relawan, dan pembinaan kode etik guru ngaji.
| Kecamatan | Desa | Majelis | Santri |
|---|---|---|---|
| Katapang | Sangkanhurip, Pangauban, Sukamukti, Cilampeni, Banyusari, Katapang, Gandasari, lintas wilayah | 228 | 674 |
| Margahayu | Margahayu Selatan, Sayati, Margahayu Tengah, Sukamenak | 89 | 223 |
| Margaasih | Lagadar, Margaasih, Nanjung, Cigondewah Hilir, Rahayu | 102 | 167 |
| Pameungpeuk | Langonsari, Bojongmanggu, Rancamulya, Sukasari, Rancatungku | 31 | 104 |
Sebaran ini menghitung majelis yang terdaftar di tiap desa, sehingga lebih besar dari jumlah majelis aktif. Kancab 2 juga menjalankan Dapur Umum untuk Penggerak yang bertugas hingga malam.
Tafaqur, Tabungan Infaq untuk program Al-Qur'an, adalah cara warga ikut menjaga GENCAR. Petugas mengunjungi donatur setiap bulan, mengambil infak, mengirim kuitansi online, dan mengingatkan tadarus. Kini juga tersedia kunjungan online.
Aplikasi petugas sedang dimigrasi agar rute kunjungan tampil di peta, rencana kunjungan disusun per pekan, dan ayat tilawah bisa dibaca langsung di aplikasi. Petugas Tafaqur juga mengikuti tarbiyah dan tahsin online sepekan sekali.
Departemen Wakaf menyalurkan mushaf terjemah, mushaf tanpa terjemah, terjemah Sunda, Juz 'Amma, dan Iqro' kepada warga yang membutuhkan berdasarkan data sensus. Pada periode Agustus 2026, wakaf disalurkan ke desa-desa di Cimahi Utara, Ngamprah, dan Cipatat, dengan nilai Rp2.436.000.
Wadah para muslimah LCA. Depkip punya Divisi Tarbiyah, Sensus, Silaturahim, dan Tafaqur. Agenda rutinnya tahsin dan ta'lim setiap Sabtu bersama Pembina, safari ta'lim, ikut sensus, polling tadarus, serta mengurus konsumsi pada Qurban Bahagia.
Dibentuk pada 2015 untuk menguatkan ekonomi para Penggerak. Unit usahanya meliputi sembako, pulsa, dan pembiayaan barang bagi anggota. Koperasi juga memasok beras untuk kantor cabang.
Rencana yang sedang berjalan: mengajak seluruh guru ngaji menjadi anggota, memakai aplikasi PayTren, dan memasarkan kavling serta perumahan.
Departemen IT dibentuk pada 2019 dan mengelola aplikasi serta situs LCA: aplikasi pendidikan LCA Online, aplikasi petugas sensus dan Tafaqur, serta situs GENCAR. Tim LCA Online memproduksi konten untuk TikTok, YouTube, Facebook, Instagram, dan SnackVideo. Sejak 2025 LCA juga rutin siaran langsung, termasuk tahsin live di TikTok.
Komunitas Cinta Al-Qur'an Cerdaskan Masyarakat Indonesia adalah komunitas muslimah muda LCA. Anggotanya menjadi guru ngaji, petugas sensus, dan pengisi syiar. Program hariannya berawal dari 3T (tadarus, tahsin, ta'lim) dan kini dikembangkan menjadi program 5T, termasuk "Tadarus Every Day".
Kegiatannya meliputi ta'lim dan halaqoh online, Gebyar Ta'lim, tahsin live TikTok, ikut sensus, mengisi Instagram Story LCA, dan membantu Qurban Bahagia.
Komunitas kedua LCA, dibentuk pada 2023. Pengurusnya, Ihsan Fatahillah dan Kusnadi, juga aktif sebagai guru ngaji, petugas sensus, dan panitia Qurban Bahagia.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Selain program bulanan, LCA punya kegiatan tahunan yang mempererat Penggerak dan masyarakat: Qurban Bahagia, Imtihan, Pesantren Kilat, dan Rihlah Guru Ngaji bersama keluarga.
Setiap Iduladha, LCA mengirim proposal ke masjid-masjid di wilayah garapan. Masjid yang berkenan menitipkan sebagian daging qurban, juga kulit, kepala, dan kaki (K3). Di kantor LCA, hasil qurban ditimbang, dipotong, dikemas per 1 kg, disimpan di freezer, lalu disalurkan kepada keluarga guru ngaji, santri, dan warga yang membutuhkan. Hasil penjualan K3 menutup biaya kegiatan.
| Tahun | Tempat & panitia | Proposal / masjid | Perolehan |
|---|---|---|---|
| 1441 H / 2020 31 Juli – 1 Agustus | Ketua: Ahmad Syamsudin. Berlangsung 25 jam selama dua hari. | 72 masjid disebar, 45 masjid berpartisipasi | 187 kg daging; 4 ekor domba dari mudhohi |
| 1442 H / 2021 20–22 Juli | Rumah Batik Sekar Putri. Ketua: Akbar Wandani. Masa PPKM. | 250 proposal ke 166 masjid; 49 masjid berpartisipasi | 217 kg (391 bungkus); 473 bungkus didistribusikan |
| 1446 H / 2025 | Kancab 3 Padasuka. Ketua: Ihsan Fatahillah. 35 panitia dari semua departemen dan komunitas. | – | – |
| 1447 H / 2026 27 Mei | Proposal disebar oleh petugas Kantor Pusat dan Kancab 2. Ada juga Sedekah Qurban Khatulistiwa dan Tabungan Qurban bagi pengurus. | ±100 masjid | Rekap akhir menyusul |



لَنْ يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِنْ يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنْكُمْ
"Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridaan) Allah, tetapi ketakwaan dari kamulah yang dapat mencapainya."
QS. Al-Hajj: 37



Ujian dan wisuda santri LCA. Imtihan ke-7 digelar pada Desember 2025.
Sanlat Ramadhan bagi santri dan masyarakat.
Bentuk kepedulian LCA kepada guru ngaji dan keluarganya: diajak rihlah bersama ke tempat wisata. Rihlah 2026 digelar pada Januari.
Pembukaan sensus di desa baru bersama warga, seperti Gebyar Sensus Cipatat.
Ta'lim guru ngaji, ta'lim per departemen, halaqoh, dan syuro bulanan.
Tahsin dan ta'lim lewat live TikTok.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Dokumentasi langsung dari lapangan: petugas mengetuk pintu rumah, mushaf sampai ke tangan penerima, santri diwisuda, dan daging qurban dikemas. Inilah ke mana infak Anda bekerja.















88 video pilihan dari kanal Lembaga Cerdas Al-Qur'an (@cerdaslca), dikelompokkan menurut program. Pilih program untuk menyaring.
Video kegiatan lengkap, seperti liputan sensus, Imtihan, Qurban Bahagia, dan tahsin live, tayang di kanal LCA:
Foto dari arsip Google Drive LCA. Wajah penerima manfaat ditampilkan sebagai dokumentasi penyaluran, sebagaimana kebijakan dokumentasi wakaf LCA.
Tim LCA Online memproduksi konten Al-Qur'an untuk lima platform prioritas: TikTok, YouTube, Facebook, Instagram, dan SnackVideo.
Jumlah pengikut per 25 Juli 2026, menurut Laporan LCA Online periode 26 Juni – 25 Juli 2026.
Per 25 Juli 2026
Infak dan wakaf via QRIS atau transfer, beserta laporan dampak.
Play StoreAplikasi pendidikan: santri, guru, dan pertemuan belajar.
SitusSitus program GENCAR dan formulir relawan.
LinktreePeta kantor, situs, dan akun resmi.
ArsipArsip lama: Balai Al-Qur'an, Koperasi Mitra Berkah, Perpustakaan Cerdas.
GENCAR adalah sinergi. Setiap orang bisa mengambil peran sesuai kemampuannya.
Mengajar santri di rumah-rumah, didampingi pembinaan halaqoh dan tarbiyah.
Ikut menyusuri RT dan RW, mendata dan memotivasi keluarga.
Infak bulanan lewat Tafaqur, atau sesekali lewat transfer.
Menjadi tempat belajar, menerima mushaf, ikut tadarus online.
Perorangan atau lembaga yang membuka pos GENCAR di lingkungannya.
Membuka jalan ke desa baru, perusahaan, atau komunitas.
Pemerintah desa, MUI desa, DKM, atau tokoh masyarakat dapat mengundang LCA untuk silaturahim dan sosialisasi, seperti GENCAR Rancatungku pada Oktober 2025. Hubungi sekretariat.
Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Seluruh program LCA dibiayai titipan zakat, infak, sedekah, wakaf, dan hibah masyarakat. Karena itulah sensus, wakaf mushaf, dan guru ngaji ke rumah bisa diberikan gratis kepada masyarakat. Infak Anda memperpanjang jangkauan layanan gratis ke desa-desa berikutnya.
اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
"Ya Allah, berikanlah ganti kepada orang yang berinfak."
Doa malaikat setiap pagi, HR. Bukhari no. 1442 dan Muslim no. 1010Video dibuka di kanal YouTube @cerdaslca.
Komp. Tanimulya Indah Blok A2 No. 11, RT 01 RW 15, Desa Tanimulya, Kec. Ngamprah, Kab. Bandung Barat
Buka peta → Kantor Cabang 1 · sejak 2019Perum Taman Garuda Permai No. 95, RT 05 RW 11, Desa Ciptaharja, Kec. Cipatat, Kab. Bandung Barat · 0813-2020-9511
Buka peta → Kantor Cabang 2 · sejak 2022Komp. Permata Sompok Asri Blok H No. 21, RT 04 RW 21, Desa Sangkanhurip, Kec. Katapang, Kab. Bandung
Buka peta → Kantor Cabang 3 · PadasukaJl. Suka Indah 8 No. 45 Blok A33, Komp. Padasuka Indah, Kec. Cimahi Tengah, Kota Cimahi
Buka peta →